Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang: Istri Muda Yosef jadi Tersangka Bersama Suami dan 2 Anaknya

Mimin (kiri) istri muda Yosef, Tuti dan Amalia (kanan) semasa hidup (portalswara.com/dok)
Mimin (kiri) istri muda Yosef, Tuti dan Amalia (kanan) semasa hidup (portalswara.com/dok)

PORTALSWARA.COM — Masih ingat kasus pembunuhan ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat, dua tahun silam?

Kabar terbaru dari kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Kamis (19/10/2023), mengungkap fakta baru. Mimin Mintarsih, istri muda Yosef Hidayah, menjadi salah satu tersangka dalam kasus pembunuhan ibu dan anak tersebut.

Menurut kuasa hukum Yosef Hidayat, kelima pelaku termasuk kliennya adalah Mimin sang istri muda, kedua anaknya Arighi, Abi dan Danu. Dari kelima pelaku kasus Subang tersebut sosok istri muda Yosef turut jadi sorotan.

Sebelumnya, Mimin sempat dicurigai terlibat dalam pembunuhan Tuti dan Amalia. Namun, saat itu Mimin mengelak bahkan sempat bersumpah.

Sejak pemeriksaan kasus perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (24), sosok Mimin turut dijadikan saksi.

Tuti dan Amalia ditemukan sudah meninggal dunia di dalam bagasi mobil Toyota Alphard di Kampung Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/08/2021).

Sejak hari pertama penemuan mayat Tuti dan Amalia, Polres Subang bergerak memeriksa sejumlah saksi, termasuk Yosef, suami sekaligus ayah kedua korban.

Mimin Mintarsih (53) mengaku mengetahui kabar pembunuhan Tuti dan Amalia dari cucunya.

“Awal dapat telepon dari cucu. Kebetulan kan cucu di depan rumah, punya warung di situ, dia nelepon memberi tahu lihat di Facebook benar di situ (perampasan nyawa),” ujar Mimin.

Mimin mengaku saat itu dirinya langsung menghubungi Yosef suaminya.

Diketahui Mimin saat itu diperiksa sebagai saksi di Polres Subang pada Senin (23/08/2021) dari pukul 11.00 hingga 21.00 WIB.

Dalam pemeriksaan tersebut, Mimin ditanya mengenai keberadaannya ketika kejadian ditemukannya Tuti dan Amalia.

Saat itu melalui kuasa hukum, Mimin mengaku di hari kejadian dirinya sedang di rumah. Ia bahkan berdalih sempat melayani Yosef sebelum pergi ke rumah Tuti dan Amalia.

Mimin juga pernah diperiksa sebagai saksi yang dites melalui lie detector bersama Yosef dan Danu. Namun, hasil pemeriksaan lie detector tak diungkap ke publik.

Kemudian rumah Mimin juga sempat digeledah kepolisian termasuk ponsel miliknya disita guna pemeriksaan.

“Ponsel ibu M kan sempat diamankan polisi. Ditracking juga, polisi pastinya sudah tahu ke mana saja ibu M selama saat dekat kejadian. Secara pribadi saya meyakini dia tidak terlibat, didukung keterangan saksi pada malam kejadian dia ada di rumah. Tapi tetap saja hasil akhir saya serahkan ke penyidik,” ujar kuasa hukum Mimin, Robert Marpaung.

Baca Juga :  Guru Cabul Belasan Siswi Digelandang ke Polrestabes Medan

Kala itu dikatakan kuasa hukum Mimin berulang kali meyakinkan dirinya bahwa M tidak terlibat kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang.

Bahkan disebutkan sang kuasa hukum, Mimin sempat bersumpah tak terlibat dalam kasus Subang tersebut.

“Kepada kami tim kuasa hukum, M berulang kali mengatakan, bahkan sambil nangis dia tidak terlibat kasus ini,” kata Robert.

“Beliau nangis berkali-kali, dia merasa tertekan dan sampai bersumpah tidak terlibat dan mengaku tidak tahu apa pun,” ucap Robert.

Konflik Keluarga
Tuduhan terhadap Mimin sempat bergejolak terkait konflik keluarga Yosef, Tuti istri pertama dan dirinya sebagai istri muda.

Mimin sempat membantah hubungannya dengan istri pertama Yosef yaitu korban Tuti Suhartini tak harmonis. Pengakuan Mimin tersebut pun sempat disanggah oleh keluarga korban.

Hal itu diungkap oleh kakak Tuti Suhartini, Lilis Sulastri (56) angkat bicara, terkait hubungan adiknya dengan suaminya, Yosef.

Lilis, menyebut Tuti dan Yosef sudah sejak lama tidak harmonis.

“Memang enggak harmonis sama sekali kalau adik saya sama suaminya Yosef itu,” kata Lilis saat ditemui di kediamannya di Dusun Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Selasa (24/08/2021)

“Malah dari Amalia masih kecil juga udah enggak harmonis,” lanjutnya.

Lebih lanjut Lilis mengungkapkan, Yosef sebenarnya jarang berada di rumah yang ditempati Tuti dan Amalia.

Teror
Fakta soal hubungan tak harmonis keluarga Tuti Surhatini (korban) dengan keluarga Mimin istri muda Yosef sempat diungkap Yeti Mulyati (kakak pertama almarhumah Tuti).

Awalnya Yeti Mulyati mengatakan pihaknya tak mau menduga-duga pelaku yang telah menghilangkan nyawa adik serta keponakannya tersebut.

Namun ia menyebutkan sosok yang diakuinya kerap melakukan teror dan penyerangan kepada almarhumah adiknyan tersebut.

Sejak hari penemuan mayat Tuti dan Amalia, pikiran Yeti saat itu sudah langsung tertuju pada istri muda Yosef, Mimin.

Yeti menuturkan Mimin pernah mengirim teror pada adiknya, Tuti.

“Neror ke adik saya, bukan adik saya yang neror ke dia, dia berani lancang mulutnya tuh kasar kalau di hpnya tuh.
kaya ‘si Yosef mah ke istri lain ke sia mah’, jorang (jorok) kaya gitu lah, bahasanya jorang. dulu dia (Tuti) yang cerita,” ujar Yeti.

Saat itu Mimin memberikan tanggapan mengelaknya mengaku hubungannya dengan kedua korban baik-baik saja.

“Hubungan saya bisa dibilang baik-baik saja tidak ada masalah sama Tuti sama neng Amalia juga,” ucap Mimin di Tempat Pemakaman Umum Istuning, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Senin (27/09/2021).

Baca Juga :  Mantan Plh Kasi Penkum Kejati Sumut Dilantik Sebagai Kabag TU Kejati Sumatera Barat

Dalam kesempatan lain, Mimin juga mengaku sudah lebih dari lima tahun tidak pernah berkomunikasi dengan Tuti juga Amalia Mustika Ratu.

Yayasan
Bagian dari penyidikan, Yosef dimintai keterangan soal kepemilikan harta dan aset berupa yayasan. Yayasan itu dikelola oleh anak sulungnya, yakni Yoris (34).

Selain Yoris, almarhumah Amalia dan Tuti pun turut andil dalam keberlangsungan yayasan sekolah tersebut.

Tuti dan Amalia menjadi bendahara di yayasan tersebut. Kinerja Tuti dan Amalia dinilai berprestasi hingga sempat mendapatkan hadiah.

Namun sebelum itu, jabatan bendara sempat dipegang oleh istri muda Yosef. Hal ini diungkap dari keterangan Yoris, kakak Amalia, anak tertua Tuti dan Yosef.

Ketika posisi bendahara digantikan istri kedua Yosef, pengelolaan keuangan sempat mengalami kemunduran. Kemudian, diadakan musyarawah sehingga posisi bendahara kembali dipegang Tuti dan Amalia.

“Ada pergantian beberapa kali itu, pada tahun 2018 Amel lulus, nah itu baru Amel sama mamah, dalam hal pengelolaan itu berdua,” ungkap Yoris.

Dari sana timbul kecurigaan dugaan adanya konflik kecemburuan istri muda dan istri pertama Yosef.

Kendati begitu terkait konflik yayasan itu juga pernah dibantah pihak Yosef.

Hubungan
Dalam kasus perampasan nyawa di Subang Tuti dan Amalia, M, ikut terseret. M adalah istri muda Yosef.

M dan Yosef sudah menikah sejak 2009 dan tinggal serumah. Namun sejak kasus kematian ibu dan anak di Subang tersebut, hubungan Yosef dan istri mudanya dikabarkan sedang renggang.

Selama menjadi saksi, istri muda Yosef, M mengaku jarang berkomunikasi lagi dengan Yosef. Keduanya hanya bertemu saat ada pemeriksaan di kantor kepolisian, selebihnya keduanya hidup terpisah.

Sekian lama bungkam, kini, M secara blak-blakan, mengaku sedang pisah ranjang dengan Yosef. Pisah ranjangnya Mimin dan Yosef ini terjadi sejak hari pertama terkuaknya kasus pembunuhan Tuti dan Amalia, Rabu (18/08/2021).

“Udah gak. (komunikasi sama Yosef). Sudah dari pertama dia berangkat hari Rabu (18 Agustus) jam 07.00-an. Dia belum pernah ke sini lagi. Enggak ada komunikasi,” ungkap istri muda Yosef.

Saat disinggung soal perceraian, Mimin mengaku pasrah.

Melansir tribunstyle.com, Kamis (19/10/2023), pengakuan Mimin juga dibenarkan oleh Kuasa Hukum Yosef, Fajar Sidik dan Rohman Hidayat.

Disebutkan kuasa hukum, Yosef dan Mimin tidak lagi tinggal serumah.

Kuasa Hukum Yosef, Fajar Sidik mengungkapkan kalau sejak kejadian pembunuhan ibu dan anak tersebut, kliennya tak lagi tinggal bersama istri mudanya. (psc)