100 Penumpang Terlantar, Pilot Tolak Terbang karena Pesawat Bau

PORTALSWARA.COM — Lebih dari seratus penumpang mengalami keterlambatan setelah pilot pesawat EasyJet dari Birmingham ke Jenewa menolak terbang karena bau aneh. Penerbangan yang semula dijadwalkan pada Rabu (13/02/2024) malam terpaksa dibatalkan setelah pilot mendeteksi bau tidak teridentifikasi di bagian belakang kabin.

Pilot menduga bau tersebut bersifat kimiawi, meskipun hanya dirinya yang dapat menciumnya. Meski tanpa konfirmasi dari awak kabin lain, keputusan dibatalkannya penerbangan diambil untuk menghindari potensi risiko.

Sebanyak 106 penumpang diminta turun dari pesawat dan terlantar di terminal selama lima jam sebelum diberitahu bahwa mereka akan diakomodasi di hotel. Para penumpang, termasuk yang membawa anak-anak dan bayi, mengalami ketidaknyamanan yang semakin meningkat ketika perwakilan dan kru EasyJet pulang setelah penerbangan dibatalkan, meninggalkan mereka dalam ketidakpastian.

“Saya baru tahu bahwa penerbangan secara resmi telah dibatalkan ketika saya bertanya kepada penumpang lain yang meninggalkan area tempat duduk tentang apa yang terjadi, dan dia mengatakan kepada saya bahwa penerbangan telah dibatalkan,” keluh penumpang.

Permasalahan berlanjut ketika aplikasi EasyJet menghapus boarding pass para penumpang dan beberapa di antaranya tidak menyadari dijadwalkan ulang untuk penerbangan keesokan harinya. Bahkan, staf bandara ikut mengungkapkan kekesalan terhadap situasi tersebut.

Menurut Otoritas Penerbangan Sipil setempat, maskapai penerbangan memiliki tanggung jawab hukum untuk menyediakan makanan, air dan akomodasi bagi penumpang yang penerbangannya ditunda.

Melansir detiknews, Jumat (16/02/2024), mereka juga dapat mengklaim kompensasi hingga 220 Poundsterling (sekitar Rp4,311 juta) untuk jarak dekat dan 520 Poundsterling (sekitar Rp10,192 juta) untuk jarak jauh jika penerbangan tiba lebih dari dua jam setelah waktu kedatangan awal. (psc)

Baca Juga :  3 Juru Masak Kafe di Medan Terkena Ledakan Tabung Gas