PORTALSWARA.COM — Pasangan calon Walikota Medan nomor urut 2 Prof Ridha Dharmajaya-Abdul Rani SH, tidak mau menaikkan pajak warga, dalam mengatasi sejumlah persoalan di tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemko Medan.
Jika diberi kepercayaan memimpin Kota Medan, pasangagn Prof Ridha-Abdul Rani ingin tiga BUMD tersebut lebih produktif. Tak mau menaikkan pajak warga.
Demikian ditegaskan Prof Ridha mengatasi tiga BUMD milik Pemko, PUD Pasar, PUD Pembangunan dan PUD Rumah Potong Hewan (RPH), yang tak kunjung menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kota Medan.
“Kami berharap ketiga BUMD milik Pemko Medan tersebut bisa menjadi BUMD yang sehat, ketiga BUMD itu harus bisa menghasilkan PAD untuk Kota Medan. Tidak menaikkan pajak warga tetapi harus lebih produktif. Masalah ketiga BUMD ini akan segera kami (Ridha-Rani) atasi saat kami diberi kepercayaan untuk memimpin Kota Medan,” tegas Prof Ridha, didampingi Abdul Rani, saat menghadiri syukuran Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PDIP, Johannes Haratua Hutagalung, di Jalan Pesantren, Medan Sunggal, Minggu (29/09/2024) petang.
Menurut Prof Ridha, sejatinya ketiga BUMD milik Pemko Medan tersebut sangat berpotensi dalam menghasilkan PAD apabila dikelola dengan baik.
“SDM yang ada di ketiga BUMD tersebut juga akan kita benahi. Kita mau ketiga BUMD itu, mulai dari PUD Pasar, PUD Pembangunan dan PUD RPH harus dikelola secara profesional,” ujarnya.
Tak hanya masalah BUMD, kata Ridha, pasangan dengan jargon Medan BERANI (Bersama Ridha-Rani) itu juga berkomitmen akan membenahi masalah pendidikan di Kota Medan.
“Pendidikan harus terjangkau dan berkualitas. Jangan sampai biaya pendidikan murah, tapi kualitas pendidikannya jelek. Jangan juga berkualitas, namun biaya mahal sehingga tidak bisa diakses semua lapisan masyarakat,” katanya.
Untuk masalah kesehatan, sambung Ridha, pasangan Ridha-Rani akan terus melanjutkan program UHC (Universal Health Coverage) yang ada saat ini. Namun begitu, Ridha memastikan program berobat gratis dengan menggunakan KTP tersebut akan memberikan pelayanan yang jauh lebih berkualitas.
“UHC akan kita lanjutkan. Namun sistemnya akan kita benahi agar bukan hanya gratis, tetapi masyarakat juga bisa mendapatkan pelayanan yang berkualitas,” pungkasnya.
Sementara itu, Calon Wakil Wali Kota Medan, Abdul Rani, mengucapkan selamat kepada Johannes Hutagalung yang telah dilantik sebagai Anggota DPRD Kota Medan periode 2024-2029.
Ketua DPC PPP Kota Medan itu mengatakan, Johannes sosok wakil rakyat yang punya komitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Di periode 2019-2024 lalu, Johannes ini adalah rekan saya sesama Anggota DPRD Kota Medan. Di periode ini Johannes dipercaya kembali sebagai Anggota DPRD Medan dan saya diberi kepercayaan sebagai Calon Wakil Wali Kota Medan,” kata Abdul Rani.
Abdul Rani pun memohon dukungan dari seluruh masyarakat Kota Medan, khususnya para pendukung Johannes Hutagalung di Pileg Februari 2024.
“Johannes ini seperti adik saya. Saat nanti kami (Ridha-Rani) memimpin Kota Medan, Johannes akan lebih mudah untuk memperjuangkan aspirasi bapak dan ibu. Johannes ini adalah bagian dari bapak/ibu, begitu juga dengan kami, kami juga bagian dari bapak/ibu,” pungkasnya. (psc)








