BKM Alhidayah dan Yayasan Usmani Center Khitan 60 Anak Yatim dan Dhuafa

PORTALSWARA.COM — Teriak erangan bocah-bocah belasan tahun dari tenda berukuran 12 x 5 meter yang saling bersahutan memecah keheningan Sabtu (27/06/2026) pagi. Lima puluhan tim medis yang ada di dalam tenda seakan tak mampu meredam teriakan 10 bocah tersebut. Bahkan ayah dan ibu si bocah yang ikut mendampingi pun tak kuasa menghadapi itu.

Teriakan-teriakan si bocah dibarengi ucapan, terkadang sesekali malah membuat geli orang-orang di luar tenda.

Gelaran Sunat Massal di halaman Masjid Al-hidayah Sabtu (27/06/2026) pagi itu meriah. Balutan seremonial singkat sebagai awal pelaksanaan kegiatan khitanan massal tersebut, menjadi pertanda dimulainya acara Sunah Rasul tersebut.

Dipandu MC Ahmad Khaidir Lubis, seremoni khitan massal 60 anak yatim dan dhuafa tersebut hanya menyita waktu kurang lebih 25 menit. Mulai dari pembacaan ayat suci Alquran sebagai pengantar, sambutan-sambutan hingga doa sebagai penutup. Rangkaian barisan kalimat pantun ASN Dinas Pendidikan Medan ini seakan menghipnotis suasana menjadi khidmat.

Kegiatan khitan massal Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Alhidayah dan Yayasan Usmani Center di halaman Masjid Alhidayah, Sabtu (27/06/2026), bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Tim Bantuan Medis Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (TBM FKIK UMSU). Selain khitanan massal, pihak panitia juga menyediakan cek kesehatan gratis.

Ketua Panitia H Ahmad Suar Saragih SP, berharap kegiatan ini mendapatkan karunia dan diberi kemudahan. Sehingga kegiatan ini nantinya berjalan dengan lancar tanpa ada kekurangan apapun.

Dikatakannya, khitanan massal ini diikuti lebih kurang 60 peserta, berasal dari anak-anak binaan Yayasan Cahaya Usmani dan anak-anak warga di sekitaran Masjid Al-hidayah

“Tujuan utama diselenggarakan acara ini adalah untuk melaksanakan kewajiban syariat Islam serta sebagai wujud kepedulian sosial STM, BKM dan donatur di lingkungan kita bersama,” ungkap Suar.

Baca Juga :  Ini Penampakan Ular Naga yang Ditemukan di Gunung Sanggabuana Karawang

Terselenggaranya acara ini, imbuh Suar, tentu tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.

“Karena itu saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu yang mewakili donatur, tim medis yang luar biasa serta seluruh rekan panitia yang telah bekerja keras, mempersiapkan acara ini dari awal hingga akhir,” ungkap Suar.

Dalam kesempatan itu, Suar juga berpesan kepada seluruh peserta khitan massal agar jangan takut saat dikhitan.

“Kepada adik-adikku peserta khitan harus berani, tanamkan keyakinan dalam diri kalian bahwa dikhitan aman dan demi kebersihan dan kesehatan adik-adik juga. Semoga adik-adik yang dikhitan cepat sembuh menjadi anak sholeh yang taat beribadah berbakti kepada orang tua dan rajin belajar,” tandasnya.

Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-hidayah Ir H Erli Hidaya Nurli, menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pihak Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, sebagai tim medis dalam kegiatan khitanan massal di Masjid Al-hidayah ini.

Dikatakannya, acara kegiatan ini tentu memiliki tujuan yang sangat mulia. Membantu masyarakat yang belum mengkhitankan anaknya untuk memenuhi syariat Islam, yaitu wajib hukumnya untuk anak laki-laki dikhitan.

“Semoga kegiatan ini menjadi amal jariah bagi kita semua dan bersama-sama kita lebih berperan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, sehingga terwujud kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Harapannya, kata Nurli, semoga anak-anak yang dikhitan hari ini segera sembuh menjadi anak-anak yang sholeh cerdas dan berakhlak mulia taat kepada Allah SWT serta berbakti kepada kedua orang tua berguna bagi agama nusa dan bangsa.

“Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang sudah mempersiapkan acara kegiatan khitanan massal ini juga kepada ibu Hj Susilawati SH tim medis dan semua pihak yang terlibat sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,” pungkasnya.

Baca Juga :  Amira Hilyatun Nisak, Bayi dengan 24 Jari Tangan dan Kaki

Penasihat Yayasan Cahya Usmani Center, Hj Susilawati SH, diwakili dr Ryan Noerfitra, menyampaikan terima kasih kepada panitia dan para tenaga medis serta seluruh pihak, yang telah merealisasikan kegiatan amal penuh keberkahan ini.

“Mewakili seluruh donatur acara, kami mengucapkan banyak terima kasih. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk berbagi kebahagiaan, sekaligus wujud kepedulian sosial kepada masyarakat di sekitar Masjid Al-hidayah, khususnya anak-anak binaan Yayasan Cahaya Usmani,” papar dr Ryan.

Tak lupa dr Ryan juga memberi semangat kepada seluruh peserta khitan agar tidak takut.

“Untuk anak-anakku yang akan dikhitan, harus berani. Yakinlah bahwa proses ini adalah langkah awal kalian menuju kebersamaan, kedewasaan dan kesehatan yang lebih baik. Semoga prosesnya berjalan lancar cepat pulih dan kalian kelak menjadi anak sholeh yang taat beribadah, berbakti kepada orang tua serta berguna bagi agama, nusa dan bangsa,” harap Dr Ryan, seraya memohon doa restu agar program kebaikan ini dapat terus berjalan.

Ketua Serikat Tolong Menolong (STM) Perwys Ikhlasyiyah, Ir H Syaiful Bahri, menyampaikan terima kasih ke donatur. Mudah-mudahan even-even lain kedepan juga bisa terlibat.

Dikatakannya, bahkan khitan khusus mualaf bisa diprakarsai. Menggagas khitan massal mualaf masuk ke perkampungan atau desa-desa terpencil.

“Kami semasa masih remaja mesjid pernah melakukan di kawasan Tanah Karo. Dan itu berhasil menjadi program kami,” ucapnya.

Termasuk juga, kata Syaiful, program-program lain akan terus digagas demi kemakmuran Masjid Al-hidayah.

dr Asrul mewakili tim medis khitan massal, memberi support, memotivasi para peserta khitan untuk tidak takut. Karena, katanya, khitan ini untuk membersihkan diri.

“Sakitnya tidak ada. Sama sekali tidak ada. Dan sunat adalah sunahnya umat Islam,” tandasnya.

(bees/psc)