Keren! Calon Pengganti BBM Pertalite Irit dan Murah

PORTALSWARA.COM — Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite umurnya sepertinya tidak akan lama lagi. Calon pengganti BBM Pertalite pun irit dan murah. Keren!

BBM sejuta umat yang mempunyai RON 90 ini sebentar lagi bakal game over. Calon penggantinya adalah bahan bakar CNG. Compressed Natural Gas (CNG) diklaim lebih irit 55 Persen.

Selain irit, bahan bakar CNG ini juga lebih murah. Harganya Rp3 ribu per liter. Calon pengganti BBM Pertalite irit dan murah.

Dan yang lebih keren lagi kualitas CNG setara Pertamax Turbo RON 98.

Sekadar informasi saat ini harga Pertamax Turbo RON 98 Rp 15.200 per liter.

M Haryo Yunianto, Direktur Utama PGN mengatakan, penggunaan CNG sebagai pengganti bensin lebih irit 55 persen dibanding dengan Pertalite.

Dalam penggunaannya, CNG pengganti BBM tidak perlu melakukan perubahan signifikan terhadap sistem bahan bakar kendaraan.

CNG yang memiliki oktan 98 atau setara dengan Pertamax Turbo bisa meningkatkan peforma dari kendaraan serta dengan emisi gas buang yang lebih rendah dari Pertalite.

“Selain harga lebih murah, CNG juga memiliki performa lebih baik dari Pertalite karena dari bahan baku metana yang bersih dan beroktan tinggi,” terang M Haryo Yunianto.

Yang tak kalah penting, CNG pengganti BBM Pertalite dan Solar jauh lebih irit.

Penggunaan BBM Pertalite 4 liter per hari dengan konversi ke CNG maka subsidi BBM setara 125 ribu kilo liter per tahun atau lebih pengganti bensin lebih irit 55 persen.

Pertamina telah melakukan pengujian dan hasilnya, satu kali pengisian full tank CNG bisa menempuh jarak hingga 100 km untuk sepeda motor.

Jadi, CNG pengganti Pertalite dan solar sungguh sangat irit.

Baca Juga :  Pelaku UMKM Manfaatkan CFD Raup Omzet

Harga CNG jauh di bawah Pertalite dan Pertamax Turbo. Ke depan CNG bisa menjadi pilihan masyarakat.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan, kualitas CNG setara Pertamax Turbo RON 98.

Rencananya, pemerintah akan melakukan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi

Adapun, 3 jenis BBM bersubsidi yaitu Premium atau RON 88, Pertalite atau RON 90 dan Solar.

Apakah CNG pengganti Pertalite dan solar sudah dijual bebas saat ini?

Pertamina telah melakukan berbagai pengujian CNG untuk sepeda motor, mobil hingga perahu nelayan.

Dengan kualitas yang miri LVG, CNG mempunyai tekanan yang jauh lebih tinggi dari LGV.

Jadi, hasil dari pembakaran LGV setara dengan RON 98.

Kualitas pembakaran LVG juga mempunyai tekanannya berkisar antara 8-12 bar, sedangkan CNG mempunyai tekanan mencapai 200 bar.

Jadi, CNG memang dahsyat. Namun, kualitas CNG pengganti Pertalite membutuhkan penanganan lebih baik. Tentunya agar memiliki keamanan saat pengaplikasiannya di kendaraan.

Saat ini, Pertamina menyiapkan tangki CNG pengganti Pertalite dari baja.

Tangki CNG berukuran 14 x 53 cm. Dengan demikian CNG dapat ditempatkan dengan mudah di sepeda motor tanpa mengurangi kenyamanan dalam berkendara.

Harus diketahui, CNG bahan bakar gas yang dibuat dengan melakukan kompresi metana (CH4) yang diekstrak dari gas alam ini telah dignakan oleh beberapa negara.

Di Indonesia, CNG dipakai untuk bus Transjakarta.

CNG Gantikan Solar di Pembangkit Listrik
Melansir jambiekspres.co.id, Kamis (22/12/2022), CNG pengganti Pertalite dan solar juga tak hanya dipakai untuk kendaraan namun juga untuk pembangkit listrik sebagai pengganti Solar.

CNG digunakan di pembangkit listrik di Gresik Jawa Timur. Lokasi, CNG Plant Gresik sama dengan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan uap (PLTGU) Gresik.

Baca Juga :  Harga Pupuk Melonjak 242% Dampak Perang Rusia Ukraina

Menurut pihak ESDM, CNG Plant Gresik menjadi salah satu pemasok listrik di pulau Jawa dan Bali.

Kapasitas CNG Plant Gresik mencapai 35.000 MW.

Beroperasinya CNG Plant Gresik, maka PLTGU Gresik tidak akan menggunakan BBM.

Penggunaan CNG meningkatkan efisiensi BBM hingga 450 kilo liter per hari dengan nilai mencapai sekitar Rp 2, 25 miliar per hari. (psc)