Korban Tewas Kerumunan Horor Itaewon Dipicu Cardiac Arrest, Apa Itu?

PORTALSWARA.COM — Korban tewas kerumunan horor Itaewon disebut-sebut dipicu oleh Cardiac Arrest. Kerumunan horor Pesta Halloween di Itaewon, Seoul, setidaknya menewaskan lebih dari 150 orang. Banyak yang mengalami sesak napas dan akhirnya tewas karena henti jantung, akibat berdesak-desakan.

Dan petugas dibuat kewalahan akibat banyaknya korban berjatuhan. Bahkan warga dan pengunjung diminta membantu melakukan cardiopulmonary resuscitation (CPR), salah satu pertolongan pertama pada henti jantung. Dan korban tewas kerumunan horor Itaewon dipicu Cardiac Arrest. Apa itu?

Henti jantung atau cardiac arrest, dikutip dari Mayo Clinic, merupakan kondisi hilangnya fungsi jantung. Kondisi ini biasanya disertai dengan hilangnya pernapasan dan kesadaran. Dan terjadi karena masalah kelistrikan jantung yang membuatnya berhenti memompa darah.Ini berbeda dengan serangan jantung atau heart attack, yang lebih disebabkan terhentinya aliran darah ke jantung antara lain akibat sumbatan. Meski demikian, serangan jantung bisa menjadi salah satu pemicu henti jantung.

Jika tidak segera ditangani, henti jantung bisa memicu kematian. Pertolongan paling tepat adakah sesegera mungkin membawa pasien ke rumah sakit untuk mendapatkan cardiopulmonary resuscitation (CPR) dengan peralatan defibrillator atau kejut jantung.

Apabila memungkinkan, pertolongan pertama juga bisa diberikan dengan CPR pijat jantung. Caranya adalah dengan menekan dada pasien dengan cepat dan keras dengan hitungan 100-120 kompresi per menit.Jika terlatih melakukan CPR, melansir detik.com, Senin (31/10/2022), disarankan mengecek pernapasan tiap 30 kompresi. Jika tidak terlatih, cukup lakukan saja kompresi sampai tersedia defibrilator atau petugas medis. (psc/bs)

Baca Juga :  Medan Belawan Direndam Banjir Rob 40 Cm