Guru Sertifikasi Bakal Dapat Tunjangan Melimpah di April

PORTALSWARA.COM — Guru sertifikasi bakal dapat tunjangan melimpah di bulan April mendatang. Informasi ini penting untuk guru yang wajib diketahui. Sebab, ini berkaitan langsung dengan tunjangan yang akan didapatkan guru di tahun 2023. Dimana, guru sertifikasi bakal dapat tunjangan melimpah.

Tunjangan yang akan diberikan kepada guru sertifikasi pada tahun 2023 ini diperuntukkan untuk guru yang mengajar pada jenjang PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK.

Tunjangan untuk guru sertifikasi ini telah tertera dan dijelaskan di dalam Buku II Nota Keuangan serta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2023.

Telah diketahui, di dalam buku II nota keuangan tersebut menjelaskan TPG tahun 2023 sudah dianggarkan oleh pemerintah untuk ASN daerah yang jumlahnya sebesar Rp50.450,9 Miliar.

Meskipun jumlahnya mengalami penurunan dari tahun 2022 ke tahun 2023, mencapai sebesar Rp1.533,2 Miliar, akan tetapi tunjangan yang akan didapatkan oleh guru masih tetap sama.

Penurunan anggaran TPG ini disebabkan oleh pengaruh penurunan target atau output sasaran berdasarkan pada pemutkahiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan perkiraan jumlah guru yang pensiun.

Mekanisme pencairan Penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) di tahun 2023 ini yaitu dari pusat ke pemerintah daerah, kemudian baru disalurkan ke dalam rekening guru.

Sebagaimana yang telah tertera pada buku II, selain mendapatkan TPG, guru sertifikasi juga akan mendapatkan THR dan juga gaji ke 13.

Pada poin tersebut disebutkan bahwasannya perihal kebutuhan minimum pelayanan pemerintahan, termasuk adanya pemberian THR dan gaji ke 13.

Sesuai yang ada di poin buku II, kemungkinan guru akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke 13 sekitar bulan April.

Selanjutnya dalam Peraturan Menteri Keuangan No 212/PMK.07/2022 yang telah dirilis pada tanggal 28 Desember 2022 juga menjelaskan mengenai anggaran THR dan gaji ke 13 yang telah disampaikan dalam keterangan di bagian Dana Alokasi Umum (DAU).

Baca Juga :  DPRD Medan Minta Disdik Segera Proses Gaji Insentif Guru Honor yang Tertunggak 3 Bulan

Keterangan di dalam bagian DAU disebutkan bahwa penggajian formasi PPPK untuk formasi PPPK tahun 2022 (sebagian telah dinyatakan lolos pada tahun 2023.

Kemudian disebutkan bahwasannya pada penggajian PPPK akan dihitung sebesar 9 bulan gaji dan juga tunjangan melekat. Selain itu, ditambah juga tunjangan melekat dan gaji untuk THR melekat dan gaji ke 13.

Kebijakan yang mengatur tentang gaji ke 13 dan THR masih mengacu sesuai dengan aturan yang ada pada Peraturan Pemerintah No 16 Tahun 2022.

Jumlah besaran nominal THR dan gaji ke 13 untuk tahun 2022, disebutkan bahwa sejumlah gaji pokok dengan tunjangan melakatnya akan ditambahkan dengan 50% dari tunjangan kinerja, untuk yang mendapatkan tunjangan kinerja.

Melansir naikpangkat.com, Senin (23/01/2023), maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
– Jumlah anggaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) pada tahun 2023 yang tertuang di dalam buku II nota keuangan sebesar Rp 50.450,8 miliar.

– Di dalam buku II nota keuangan juga telah menyebutkan mengenai THR dan gaji ke 13

– Anggaran THR dan gaji ke 13 telah disampaikan di dalam Peraturan Menteri Keuangan No 212/PMK.07/2022 yang telah dirilis pada tanggal 28 Desember 2022 dalam keterangan di bagian DAU
Kebijaka mengenai THR dan gaji ke 13 untuk saat ini, masih mengacu dan menggunakan aturan yang ada pada Peraturan Pemerintah No 16 tahun 2022

-Mengenai informasi regulasi baru, bisa diketahui dengan selalu melakukan pemantauan di situs resmi terkait.

Demikian informasi mengenai tunjangan yang akan diperoleh guru sertifikasi di bulan April 2023, terus simak informasi terbaru dan jangan sampai ketinggalan. (psc)