Gegara Bisnis Jual Air Ludah, Mahasiswa Kedokteran Inggris Berhenti Kuliah

PORTALSWARA.COM — Bisnis jual air ludah bagi wanita Inggris ini cukup menggiurkan. Akibat bisnis jual air ludah ini, akhirnya mahasiswi Fakultas Kedokteran ini keluar dari kampusnya.

Latiesha Jones mengambil keputusan mundur dari kuliahnya dan memulai bisnisnya, dengan menjual air ludah meraup yang cuan banyak.

Awalnya wanita asal Inggris itu bekerja partime di supermarket Tesco. Namun gajinya bekerja di tempat itu tidak mampu memenuhi kebutuhannya.

Kemudian dia beralih dengan menjual air ludah, air bekas mandi. Semua itu berawal dari OnlyFans, Latiesha mulai menawarkan cairan tubuhnya itu atas permintaan penggemar.

Dilansir dari wolipop Sabtu (27/05/2023), Latiesha menjual air ludahnya dalam kemasan botol. Dari hasil penjualan itu dia bisa memenuhi kebutuhan hidup dan membayar utang.

“Ketika aku diminta ludah pertamaku, awalnya aku pikir itu bercanda dan itu mungkin serius sampai aku sadar itu benar-benar serius,” ujarnnya.

Permintaan penggemar menjual air ludah pun dipenuhinya. Saat itu dia menawari harga air ludahnya.

“Aku menyetujuinya dan meminta £300 (Rp5,5 jutaan). Itu bayaran terbesar yang bisa aku pikirkan. Dia lalu meminta detail bank dan membayar. Aku tidak percaya semudah itu,” katanya.

Selanjutnya Latiesha meminta bayaran lebih dari pelanggannya. Beberapa klien sering negoisasi harga tapi biasanya Latiesha tidak menjual sebotol ludahnya kurang dari $200 atau Rp3,6 jutaan.

Selain ludah, selebgram itu juga menerima berbagai permintaan lain, mulai dari sprei bekas pakai hingga baju yang berkeringat. Dalam seminggu, ia bisa mendapatkan Rp55 jutaan hingga Rp92 jutaan. Tak heran jika Latiesha telah memutuskan untuk berhenti sekolah kedokteran pada semester dua.

“Sudah tidak mungkin pergi di Tesco atau universitas lagi karena permintaannya sangat tinggi. Aku menghasilkan paling banyak uang yang pernah aku lihat dalam hidupku,” katanya.

Baca Juga :  Guru Besar Calon Rektor UINSU Dilaporkan Kasus Penggelapan Uang

Melansir detik.com, Senin (29/05/2023), gajinya yang mencapai ratusan juta per bulan digunakan untuk merawat keluarga, termasuk membayar utang ibu, membelikan kuda untuk adik, dan kini ia juga sedang mencari rumah. Ia pun telah bisa melunasi utangnya sendiri yang mencapai $11.000 (Rp164 jutaan). (psc)