PORTALSWARA.COM — Penasehat Yayasan Cahya Usmani Center, Hj Susilawati SH menegaskan, siapapun bisa bermanfaat bagi anak-anak yatim piatu. Dengan bersama-sama menjadi pengganti ayah atau ibu mereka yang sudah tiada.
Pernyataan tersebut disampaikan Hj Susilawati SH saat Peresmian dan Tasyakuran Yayasan Cahya Usmani Center, Minggu (08/02/2026), di Rumah Gadang Persatuan Keluarga Ulakan Tapakis Kataping (PKUTK), Jl AR Hakim Gg Kantil Medan.

Dalam kesempatan itu, Hj Susi juga menyampaikan, semua anak-anak yatim piatu ini sangat-sangat membutuhkan perhatian bersama.
“Karena itu marilah kita sama-sama membantu anak-anak kita ini, baik itu secara moril maupun materil,” ajak Hj Susi, seraya mengutip Hadist Nabi Muhammad SAW, sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya.
Menurutnya, acara Peresmian Yayasan Cahya Usmani Center ini sebagai syiar kepada masyarakat, jika di sini ada anak-anak yang kehilangan ayah, kehilangan ibu, bahkan kehilangan ayah ibunya dan wajib disantuni setiap saat.

“Terimakasih kepada bapak-bapak dan ibu yang sudah hadir. Kehadiran ibu-ibu dan bapak-bapak semua merupakan semangat tersendiri buat anak-anak yatim piatu kita ini. Sekali lagi siapapun kita, kita bisa bermanfaat bagi anak-anak yatim piatu kita ini,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-hidayah, Ir H Erli Hidaya Nurli, mengatakan, berdirinya yayasan ini merupakan bukti nyata cinta dan kasih sayang untuk mengayomi, membimbing dan memfasilitasi anak-anak yatim piatu. Dan BKM sebagai mitra umat islam sangat mendukung penuh tujuan mulia ini untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa serta memberikan pendidikan yang baik dan layak, bagi generasi penerus islam.
“Semoga Yayasan Cahya Usmani Center ini menjadi ladang amal jariyah dan tempat bernaung yang aman untuk melahirkan generasi Islam yang cerdas dan berakhlak mulia,” papar H Nurli.

Camat Medan Area, diwakili Kasi Kesos, Ucok Tarigan, berharap kedepan, yayasan bisa bekerja dengan lembaga-lembaga lain, untuk merangkul anak-anak yatim lainnya. Untuk itu, segenap pengurus juga diharapkan bisa menjadi mitra pemerintah.
“Kegiatan seperti ini berdampak baik bagi pemerintah dan masyarakat di kecamatan Medan Area,” ujarnya.
Sedangkan Lurah Tegal Sari I, Medan Area, Ade Kurniawan SSos, meneyebutkan, adek-adek yatim piatu bisa menjadi generasi emas, tauladan dan sayang kepada sesama. Ade berharap, dengan adanya yayasan tersebut, semoga kedepan, kerjasama dan hubungan baik tetap terjalin dengan baik.

“Karena selaku pemerintah, kami melayani masyarakat Medan Area, yang tujuannya untuk membangun Kota Medan selaras dengan visi misi Walikota Medan,” tandasnya.
Ketua Yayasan Cahya Usmani Center, Maisyarah SHi, menyampaikan, anak-anak yatim piatu yang dibina pihak yayasan, tidak ditempatkan di satu asrama. Pihak yayasan, kata Maisyarah, tidak ingin memutus kasih sayang.

“Mereka tidak harus diasramakan. Tetapi wajib disantuni dan disayangi. Karena mereka merupakan tanggung jawab kita bersama. Agar kelak menjadi anak yang soleh dan soleha,” ujar Maisyarah dengan Sekretaris Yayasan Sri Dewi Wahyuni.
Diungkapkannya, Yayasan Cahya Usmani Center, sebagai bentuk kasih sayang yang kelak menjadi cahaya kehidupan. Usmani yang diambil dari nama ayah Hj Susi, karena semua ada berkat didikan orangtua.

“Bisa juga Usmani bermakna zahirnya Alquran. Sehingga yayasan ini menjadi tempat cahayanya Alquran,” ucapnya.
Pembina Yayasan Cahya Usmani Center, Ikbal Rangkuti SPdi, mengatakan, dengan merangkul anak–anak yatim menjadikkan mereka minimal tidak nakal. Karena tidak ada yang menjaga, membimbing, mengajari dan mengawasi mereka. Berangkat dari rasa miris inilah maka dibentuk yayasan tersebut.

Harapannya, mereka menjadi lebih baik dibanding dengan anak-anak lain yang memiliki orangtua. Mereka bisa bersekolah, memakai pakaian layak, yang merupakan tanggungjawab bersama.
“Ini tanggung jawab kita. Sedikit kita sisihkan rezeki tidak menjadikan kita miskin,” ujarnya.
Mewakili Majelis Taklim Al-hidayah, Hj Siti Rahma, mengatakan, dirinya sangat senang dengan berdirinya yayasan tersebut. Karena apa yang menjadi harapan Hj Susi bisa terwujud. Sebab, keinginan untuk mengumpulkan anak yatim di kawasan Jl Bromo sudah tidak mudah. Karena semakin bertambahnya usia si anak.

Seperti diketahui, selain melakukan pembinaan terhadap anak-anak yatim piatu, Yayasan Cahaya Usmani Center juga menjadi wadah majelis taklim, pembinaan mualaf dan tahsin.
Khusus anak-anak yatim piatu yang ada di Yayasan Cahya Usmani Center, mereka tidak diasramakan. Sekitar 60-an anak-anak yatim piatu masih tinggal di rumah mereka masing-masing. Karena memang Yayasan Cahya Usmani Center tidak ingin memutus kasih sayang. (bees/psc)






