PPP Gagal Tembus 4 Persen: Kursi ‘Dilimpahkan’ ke PDIP di Jawa Timur

PORTALSWARA.COM — Rekapitulasi nasional suara pemilihan legislatif (pileg) 2024 telah selesai. Dan PPP gagal menembus yang menandai keberhasilan delapan partai politik meraih suara di atas 4%. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak mampu mencapai ambang batas tersebut. PPP gagal menembus 4 persen.

Salah satu dampak yang dirasakan adalah di Jawa Timur, di mana PPP harus melepas kursinya ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Di Dapil Jatim III, meskipun PPP berhasil mendapatkan satu kursi DPR RI melalui caleg SY Anas Tahir, namun kegagalan menembus 4% membuat kursi tersebut digantikan oleh PDIP, yang diwakili oleh Ina Ammania.

Hal yang sama terjadi di Dapil Jatim VIII, di mana Ema Ummiyatul Chusnah dari PPP harus melepas kursinya kepada PDIP, yang diwakili oleh Banyu Biru Djarot. Nasib serupa dialami di Dapil Jatim XI, di mana Achmad Baidowi dari PPP harus menyerahkan kursinya kepada PDIP, yang diwakili oleh Ansari.

Melansir detiknews, Jumat (21/03/2024), meskipun demikian, Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi, menyatakan kekecewaannya atas hasil rekapitulasi yang berbeda dengan data internal partai. Meski akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi untuk mengembalikan suara PPP yang hilang, Baidowi mengaku tetap menghormati proses yang telah berjalan di KPU.

“Tentu kami terkejut dengan hasil rekapitulasi secara bertentangan karena tidak sesuai berbeda dengan data internal kami,” kata Awiek di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2024).

Pihaknya berharap bisa membuktikan selisih suara sekitar 100-150 ribu dalam gugatan tersebut. (psc)

Baca Juga :  Begini Kata Anies soal Foto Bareng Wakil Walikota Medan Dipanggil Gerindra