PORTALSWARA.COM — Mengawali tahun baru 2025 dan sekaligus memperkuat sinergitas serta menjalin kebersamaan antara pengurus, wartawan dan pemilik media, Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Media Online Indonesia Sumatera Utara (DPW- IMO Indonesia Sumut) melaksanakan Pra Rapat Kerja di Ladang Edukasi di Desa Sei Mencirim Kabupaten Deli Serdang, Rabu (01/01/2025).
Kegiatan itu dihadiri ketua IMO Sumut Indonesia Sumut HA Nuar Erde, Sekretaris Fajar Triyahatna, Wakil Ketua Harun Al Rasyid serta diikuti peserta belasan anggota IMO dari berbagai media siber yang ada di Kota Medan dan Deliserdang.
Ketua IMO Indonesia Sumut HA Nuar Erde mengatakan, dalam Pra Raker tersebut, berbagai hal berkembang dibahas demi membawa kemajuan IMO kedepannya. Di antaranya, melakukan pelantikan sejumlah dewan pimpinan cabang yang ditargetkan dalam satu tahun direncanakan 6 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
“Pada tahun 2024, IMO Indonesia Sumatera telah mengukuhkan sebanyak dua DPC IMO yakni, IMO Langkat dan Karo,” ucapnya.
Selain itu, juga persoalan yang mengemuka pada pra raker IMO, terkait masalah kedisiplinan para anggota dan pengurus jadi fokus perhatian serta meminta keaktifan untuk berkunjung ke kantor IMO Indonesia Sumut, sebagai ajang perkuat silaturahmi serta meminta masukan.
“Kedisiplinan menjadi salah satu hal penting yang harus kita terapkan dalam organisasi kita ini. Jadikan IMO Sumut lebih baik lagi dari tahun sebelumnya dengan meningkatkan kedisiplinan,” urainya.
Nuar juga menambahkan, meminta para anggota, pengurus dan Kabiro untuk tidak rangkap jabatan. Apalagi yang bersangkutan terlibat dalam kepengurusan. Ini tidak baik didalam organisasi apapun.
“Bagi pengurus rangkap jabatan maka statusnya akan diturunkan,” ujarnya.
Sementara itu, Harun Al Rasyid, mengatakan, pra raker ini penting untuk dilaksanakan karena banyak pokok-pokok bahasan yang akan direalisasikan menuju rapat kerja yang Insya Allah akan digelar Januari 2025 mendatang.
Kemudian, akan dikenakan iuran bagi para pemilik media, Kabiro serta anggota, untuk teknis berapa besaran biaya iuran ini dibebankan maka nantinya akan diputuskan dalam rapat kerja.
“Ini bisa diputuskan pada acara raker tentang iuran yang akan dikenakan nanti,” kata Harun.
Harun juga memaparkan, IMO Indonesia Sumut telah melakukan berbagai kerjasama dengan berbagai stakeholder. Misalnya dengan perguruan tinggi swasta (PTS) dan Asuransi di Kota Medan.
“Ini merupakan peluang IMO Indonesia Sumut untuk menggali potensi tinggal bagaimana kita mampu memanfaatkan peluang tersebut sebaik-baiknya,” kata Harun, seraya menambahkan tidak hanya itu saja, banyak yang sudah dilakukan pendekatan dengan berbagai instansi pemerintahan dan swasta melalui audensi.
Acara tersebut juga diisi dengan tanya jawab, yang sebelum raker dilaksanakan sholat berjemaah serta makan bersama.
Usai acara pra raker, para pengurus dan anggota IMO Ini memanfaatkan fasilitas yang disediakan di Ladang Edukasi, di antaranya panahan flying fox dan lainnya. Acara ini ditutup dengan foto bersama. (psc)







