3 Prajurit Bradjamusti Kostrad Ditangkap Polis Malaysia, Kapendam Tanjungpura Angkat Bicara

PORTALSWARA.COM — Tiga personel TNI Angkatan Darat, yang bertugas di Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia dari Batalyon Artileri Medan 10/Bradjamusti Kostrad, dikabarkan diamankan oleh Polis Diraja Malaysia Pasukan Gerakan AM. Penangkapan terjadi saat ketiganya berbelanja kebutuhan pos jaga di wilayah Batu Kaya Lubok Antu Serakawak pada Minggu (28/01/2024).

Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Ade Rizal Muharam, membenarkan peristiwa ini. Namun, dia menegaskan bahwa penangkapan bukan terkait tindak kriminal, melainkan miskomunikasi.

“Jadi malam itu mereka di pos kehabisan gas, jadi mereka pergi berbelanja, biasanya mereka menukar siang dan di mobil itu hanya ada gas untuk kebutuhan pos. itu sudah biasa dan rutin mereka lakukan,” kata Kapendam XII/Tanjungpura Kolonel Inf Rizal Muharam dari keterangan resminya, Senin (30/01/2024).

Ketiga anggota TNI AD Bradjamusti Kostrad itu masuk wilayah Malaysia untuk membeli gas guna memenuhi kebutuhan pos, karena stok gas di Pos mereka telah habis.

Melansir Viva.com, Rabu (31/01/2024), Kolonel Inf Rizal Muharam membantah isu terlibat dalam penyelundupan atau narkoba. Menurutnya, kejadian ini murni karena kehabisan gas di pos jaga, memaksa mereka berbelanja di wilayah Malaysia. Danyon (Komandan Batalyon) telah berkoordinasi dengan pihak Malaysia, dan saat ini ketiga anggota dalam keadaan baik tanpa berada di penjara.

“Pihak Malaysia hanya miskomunikasi karena mereka pergi berbelanja saat malam hari,” tegas Kapendam XII/Tanjungpura. (psc)

Baca Juga :  Petugas Kloter 09 KNO Lakukan Visitasi Rutin Pantau Kesehatan Jemaah Haji