Kibo Pengusaha Lidi Sawit Buka Lapangan Kerja Baru di Kota Binjai

Owner beserta barang miliknya di gudang penampungan lidi di Jl Soekarno - Hatta Km 18 Kecamatan Binjai Timur (portalswara.com/dok)
Owner beserta barang miliknya di gudang penampungan lidi di Jl Soekarno - Hatta Km 18 Kecamatan Binjai Timur (portalswara.com/dok)

PORTALSWARA.COM — Berbeda dengan pengusaha lainya, Binjai marak dengan wisata kuliner, Mohan yang disapa Kibo tokoh pemuda Kota Binjai telah membuka lapangan kerja baru.

Lapangan kerja baru di Kota Binjai tersebut adalah Usaha Penampungan Lidi Sawit, di Jalan Sukarno-Hatta Km 18 Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Minggu (17/12/2023).

Peluang bisnis yang memiliki prospek cerah dengan memanfaatkan limbah dari kebun pohon kelapa sawit, memanfaatkan daun pelepah kelapa sawit yang diraut menjadi lidi, untuk menghasilkan lembaran-lembaran rupiah.

Lidi kelapa sawit sangat mudah ditemukan dan bisa menghasilkan pendapatan bagi masyarakat Kota Binjai. Khususnya sekaligus mengurangi angka pengangguran di Kota Binjai.

Pemilik usaha lidi kelapa sawit Mohan yang akrab disapa Kibo, melalui Arfat selaku kepala gudang, ketika disapa awak media ini di lokasi gudangnya, menjelaskan, lidi pelepah sawit yang dikumpulkan berasal dari agen di kampung-kampung (desa). Lalu agen menjualnya menjual ke gudang penampungan kami ini. Dan kami juga mempekerjakan masyarakat sekitar lebih kurang 120 orang,” ucap Arfat.

Arfat juga menjelaskan, mereka beli sapu lidi sawit harganya bervariasi. Harga lidi sawit yang sudah kering Rp4.500/kg, lidi setengah kering harganya Rp3.800/kg dan lidi yang masih basah harganya Rp2.700/kg.

“Hal ini tujuannya agar masyarakat dapat memiliki penghasilan dari limbah sawit tersebut,” ungkapnya.

“Terkadang memang kami bergantung kwalitas barang yang ditawarkan dan harga tergantung nilai jual beli pasar bisa berubah-ubah,” imbuhnya.

Wati, salah seorang pekerja, ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya bisa berpenghasilan Rp400.000 hingga Rp600.000 setiap minggu. “Bahkan bisa lebih lo pak,” jelasnya.

Heni, salah seorang pengrajin, kepada wartawan mengatakan, dirinya sangat bersyukur dengan adanya usaha Kibo ini.

“Kami merasa bersyukur dengan adanya usaha pak Kibo ini, kami bisa meraup rezeki tambahan, sambil nonton televisi di rumah malam-malam meraut lidi bisa menghasilkan uang,” ucap Heni.

Baca Juga :  Beras Impor Minggu Depan Masuk dari Vietnam 15.000 Ton

“Ya, sambil bekerja di gudang jual- beli lidi sawit, Alhamdulillah pak Kibo sudah ikut serta membantu program pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran,” imbuhnya.

Arfat juga mengungkapkan, setiap dua minggu sekali rata-rata sebanyak 25 ton hingga 50 ton melalui mereka, peti kemas ke Pelabuhan Belawan untuk diekspor ke India dan Pakistan.

“Mohon doa restunya bang. Semoga usaha lidi sawit milik Ketua Kibo ini bisa besar dan bisa menampung tenaga kerja lebih banyak lagi khusus bagi warga Binjai, amin,” harapnya. (psc)