PORTALSWARA.COM — Pertandingan cabang olahraga muaythai pada PON XXI 2024 yang digelar di Banda Aceh, Sabtu malam, 7 September 2024, sempat diwarnai kericuhan. Meski begitu, situasi segera dapat dikendalikan oleh petugas keamanan dan pertandingan dilanjutkan tanpa kendala berarti.
Opniel Untung, Technical Delegate (TD) PB Muaythai Indonesia, menjelaskan bahwa kericuhan tersebut terjadi saat laga Elit kelas 48 Kg, namun situasi itu hanyalah akibat miskomunikasi. “Ada ofisial yang tidak mengenakan id card. Mungkin dia lupa. Tidak ada masalah serius, ini hanya dinamika pertandingan,” ujarnya.
Menurut Opniel, kejadian tersebut dipicu oleh semangat berlebih dari salah satu ofisial. Kericuhan terbatas pada aksi dorong-dorongan dan berhasil diredakan oleh petugas keamanan.
Pihaknya akan segera melakukan evaluasi bersama panitia dan perangkat keamanan, terutama karena pertandingan berikutnya akan memasuki fase penting seperti babak semifinal dan final. “Kami mungkin akan membatasi penonton jika tribun sudah penuh, untuk mencegah terulangnya insiden seperti ini,” tambahnya.
Kericuhan terjadi pada laga ke-57 Elit 48 Kg Putri antara Ikke Nurhayati dari Jawa Timur melawan Isnawati dari Banten. Di ronde kedua, ofisial Banten berlari ke arah ofisial Jawa Timur, menyebabkan adu mulut dan cekcok fisik. Kejadian ini kemudian memancing suporter untuk turut masuk ke area pertandingan, hingga akhirnya berhasil dilerai oleh petugas keamanan.
Meski insiden ini sempat menunda jalannya pertandingan, laga tetap dapat diselesaikan tanpa hambatan lebih lanjut. (psc)












