PORTALSWARA.COM — Bayi 4 bulan mengalami gegar otak akibat terdampak ledakan petasan di Blitar. Bayi tersebut mengalami cedera otak ringan. Bayi laki-laki itu kini sedang dalam perawatan di RSUD Srengat.
Informasi dihimpun di lapangan, bayi 4 bulan yang malang itu saat ini dalam kondisi baik. Gegar otak yang dialaminya masih dalam golongan ringan. Selain itu, kondisi tubuh lainnya juga dalam keadaan baik.
Kepala Dinkes Kabupaten Blitar dr Christine Indrawati mengatakan balita laki-laki yang mengalami gegar otak ringan itu masih dalam observasi pihak RSUD Srengat. Itu karena tim dokter masih akan melihat perkembangan atau dampak gegar otak tersebut.
“Kondisinya baik, artinya gagar otaknya ringan. Jadi hanya ada benjolan terlihat dari luar di pelipis, itu yang perlu diobservasi. Untuk melihat apakah itu berefek atau tidak pada bayi,” terang Christine, Senin (20/02/2023).
Christine menyebutkan pihak RS masih belum mengizinkan balita berusia empat bulan itu untuk dibawa pulang. Meskipun secara kasat mata kondisi bayi tersebut hanya mengalami benjolan pada pelipis kirinya.
“Iya memang hanya terlihat benjolan saja, tapi efek dari benjolan itu biasanya muncul beberapa hari setelah kejadian. Makanya diobservasi dulu beberapa hari ke depan,” katanya.
Dampak atau efek dari gegar otak belum bisa terlihat/diketahui secara pasti. Itu karena masih dalam massa observasi. Sedangkan pengaruhnya, Kata Christine masih akan disampaikan lebih lanjut dan disesuaikan dengan kondisi terkini bayi tersebut. Untuk itu diperlukan observasi dan pantauan setiap hari.
“Tempurung kepala bayi kan masih lunak, tapi di sisi lain apabila perkembangan bayi masih terus optimal maka bisa sembuh sempurna,” jelasnya.
Melansir detikJatim, Selasa (21/02/2023), menurut orang tua bayi, kepala bayi itu terkena benda tumpul. Namun tidak dijelaskan apakah terkena runtuhan kayu atau dinding. Sedangkan rumah bayi itu berjarak satu rumah dari titik lokasi ledakan.
Christine mengatakan bayi itu dalam keadaan tertidur saat kejadian ledakan. Bayi itu juga masih dalam dekapan ibunya. Nahas, masih terkena benda tumpul pada bagian kepalanya.
“Bayi atau balita ini dalam kondisi tidur bareng ibu. Ibu mendekap bayi saat kejadian, tapi ternyata masih terkena benda tumpul,” imbuhnya.
Christine berharap kondisi bayi itu bisa segera membaik. Itu karena tidak ada luka lain yang ditemukan pada tubuh bayi tersebut.
“Tidak ada luka lain. Sejauh ini masih aman dan baik. Semoga semakin membaik,” pungkasnya. (psc)






