PORTALSWARA.COM — Vagina chip pertama di dunia bernama Vagina-on-a-chip telah dikembangkan para ilmuwan. Dan ini fungsi ‘vagina’ berbentuk chip yang diciptakan para ilmuwan tersebut.
Penelitian tersebut mempelajari bagaimana mikroba yang berbeda mempengaruhi kesehatan vagina.
Menurut Gautam Mahajan, mantan peneliti di Wyss Intitute for Biologically Inspired Engineering dari Universitas Harvard, mikrobioma vagina memainkan peranan penting dalam mengatur kesehatan dan penyakit vagina serta berdampak besar pada kesehatan prenetal. Ini fungsi ‘vagina’ berbentuk chip tersebut.
“Chip Vagina manusia kami menawarkan solusi yang menarik untuk mempelajari interaksi inang-mikrobioma dan mempercepat pengembangan perawatan probiotik potensial,” ujar Mahajan dikutip dari LiveScience.
Perangkat vagina chip ini berukuran panjang 2,54 sentimeter, dan berisi sel yang disumbangkan oleh dua wanita. Para ilmuwan akan membiarkan sel-sel tersebut berkembang biak selama lima hari di perangkat sebelum menambahkan hormon seks estradiol. Hormon yang penting dalam pengaturan siklus estrus dan siklus menstruasi pada siklus reproduksi wanita.
Perangkat vagina chip ini berukuran panjang 2,54 sentimeter, dan berisi sel yang disumbangkan oleh dua wanita. Para ilmuwan akan membiarkan sel-sel tersebut berkembang biak selama lima hari di perangkat sebelum menambahkan hormon seks estradiol. Hormon yang penting dalam pengaturan siklus estrus dan siklus menstruasi pada siklus reproduksi wanita.
Melansir detik.com, Minggu (25/12/2022), para peneliti menemukan bakteri Lactobacillus, yang biasa ditemukan di vagina, berhasil memproduksi asam laktat di dalam vagina chip. Sehingga dapat menurunkan pH jaringan di dalamnya. Dikarenakan, vagina yang sehat biasanya memiliki pH 4,5.
Kemudian, peneliti juga mencoba kepada vaginosis bakteri, infeksi vagina umum yang disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari bakteri tertentu. Ketika dimasukan ke dalam vagina chip, hasilnya menyebabkan pH perangkat meningkat seiring dengan sel vagina yang rusak.
“Ini adalah kesempatan untuk membawa kesehatan wanita ke zaman modern dengan menggunakan teknologi modern,” Ucap Achyuta Nori, seorang dokter kesehatan.
Meskipun demikian, teknologi vagina chip memiliki keterbatasan sehingga tidak dapat menangkap sempurna semua faktor yang memengaruhi mikrobioma vagina pada manusia. Namun, vagina chip adalah langkah awal yang baik menuju penelitian lebih lanjut. (psc)






